Sunday, August 12, 2012

0

Wawancara Adrian & Riifa

Pertanyaan 1: Sudah berapa lama kalian menjadi sepasang kekasih?
Riifa: 3 tahun 4 bulan.
Adrian: 3 tahunan, sepertinya.

Pertanyaan 2: Siapa yang menyatakan cinta terlebih dulu?
Riifa: Adrian. Setelah membuat cemas setengah mati, tentunya.
Adrian: Apa aku sungguh harus menjawab pertanyaan itu?

Pertanyaan 3: Apa ini cinta pada pandangan pertama?
Riifa: Kurasa. Tapi lebih tepat kalau disebut cinta kebetulan.
Adrian: Rasanya tidak. Tapi, mungkin juga.

Pertanyaan 4: Apa yang kau suka dari pasanganmu?
Riifa: Semua.
Adrian: ... semua.

Pertanyaan 5: Berencana menikah?
Riifa: Jangan tanya.
Adrian: Bukan urusanmu.

Pertanyaan untuk Riifa: Kenapa kau bisa tahan menghadapi kesibukan Adrian?
Riifa: Konsekuensi memacari robot.
Adrian: .....

Pertanyaan untuk Riifa: Apa yang kau benci dari Adrian?
Riifa: Banyak. Memangnya nggak kelihatan?
Adrian: Bisa kau hentikan pertanyaan semacam itu?

Pertanyaan untuk Adrian: Kenapa kau memilih Riifa?
Adrian: Bukan urusanmu. Sungguh, itu bukan urusanmu.
Riifa: Demi Tuhan, Dri.

Pertanyaan untuk Adrian: Kapan kau akan melamar Riifa?
Adrian: Pertemukan aku dengan bosmu!
Riifa: Aku bos dia, Dri.
Adrian: Apa? Oh, iya. Kalian satu kantor.
Riifa: ....

Pertanyaan untuk Riifa: Apa Adrian pria idamanmu?
Riifa: Hampir.
Adrian: Hah?

Pertanyaan untuk Adrian: Apa Riifa wanita idamanmu?
Adrian: Idaman itu bualan. Sebagai seorang wanita, dia luar biasa.
Riifa: Aku boleh menangis, nggak?

Pertanyaan terakhir: Apa arti pasangan kalian?
Riifa: Dia simpul mati yang menutup ikatan.
Adrian: Dia ibu untuk anak-anakku di masa depan.

---
Read More

Friday, August 10, 2012

0

Agustus Agustus Agustus!

Hahahaha!
Awali permulaan bulan paling hebat sepanjang masa ini dengan tawa lepas. Semoga dengan tertawa, ada beban-beban yang menguap begitu saja hingga bulan ini bisa ditapaki dengan merdeka. Luar dan dalam. Oke. Kenapa aku bahagia sekali? Tentu saja. Ini bulan lahir. Aku cinta Agustus dengan seluruh nyawa!
Bukan hanya tanggal, bagiku bulan lahir juga penting. Terlepas dari benar atau tidaknya kriteria dan sifat manusia berdasarkan ramalan dan zodiak, aku percaya kalau takdir sebagai manusia Leo yang lahir di Hari Minggu memang sudah tergaris. Rasanya senang dilambangkan dengan singa. Dan mungkin inilah yang membuatku ingin sekali memelihara singa suatu hari. Senang rasanya dilahirkan di bulan ini, bulan ke-delapan yang disebut Agustus. Gara-gara bulan lahir ini, setelah angka 4 yang dicintai mati-matian itu, angka 8 jadi kesukaan berikutnya. Dan meskipun kombinasi 4444 akan sangat hebat, kombinasi 48 tetap akan jadi yang terhebat.
Marilah mulai Agustus ini dengan aku, sesadar-sadarnya. Banyak hal sulit yang telah terlewat hanya untuk mencicipi lagi manisnya bulan lahir ini. Dan omong-omong, hari kemenangan juga akan jatuh di bulan ini. Tidakkah harusnya bulan lahir tahun ini bakal jadi salah satu yang terhebat? Amin.
Selamat ber-Agustus ria!
Dan untukmu, Augusta Riifa Fatahillah, selamat berulang tahun.
Read More

Sunday, August 5, 2012

0

Selamat 4 Agustus!

Ah, kamu. 
Akhirnya menanggalkan usia 20 tahun yang penuh perjuangan dan menyambut usia 21 tahun dengan penuh kemenangan. Selamat memenangkan diri sendiri! Bahagiakah kamu? Pasti. Rasanya tidak pernah sebahagia dan sebersyukur ini. Ada titik dimana usia mendadak jadi bahan pembelajaran, dan titik ini ingin kujadikan salah satu bahan tertawaan. Menertawakan umur? Tentu saja bukan. Aku menertawakan semua yang sudah terjadi hingga sampai di usia ini. Di titik ini. Di bahagia ini. Bukankah saat kita berhasil menertawakan diri sendiri adalah titik balik terbaik? Semoga.

Aku ingin acara bisik-bisikku dengan Tuhan jadi kenyataan. Ingin selalu dilindungi berkah dan doa. Embel-embelnya biarlah urusan Tuhan untuk menyelesaikan. Aku siap, sekali lagi, menjalani hidup.

Tugas manusia memang hanya siap dan menjalankan. Kan?

Selamat hari lahir, Indah! Peluk, Dua Puluh Satu Tahun.
Read More

Saturday, March 10, 2012

0

Puisi

Rasa ini
Berdiri sendiri merantapi mentari
Tanpa sadar dia telah pergi di pagi
Ingin kuteriakan segala isi hati
Karena ku tak ingin lagi hati ini merasa letih
Berjalan dan terus berjalan
Tanpa sadar ku telah tersesat
Terpana ku ingin melepas penat
Walau nyatanya ku hanya terdiam sesaat
Ku harap tuhan tahu isi hatiku
Ku ingin hati ini merasa teduh
Berharap semua kembali seperti dulu
Saat dia masih berada disisiku
Topeng Kehidupan
Sadarlah saudaraku
Slama ini kita telah tertipu
Tertipu oleh arang - arang
Arang - arang yang membatu
Sadarlah kawanku
Bukalah kedua matamu
Semua hanyalah topeng kehidupan
Topeng yang telah menutupi kedustaan dalam nadimu
Semua yang kita lihat indah
Suatu saat akan terkuak oleh zaman
Dimana darah akan membuka topeng kehidupan
Topeng kehidupan yang akan pecah dan lenyap
Ingatlah kawan !!
Semua tidaklah nyata
Semua akan binasa
Lenyap di hari itu
Bukalah wajah aslimu
Agar kau melihat wajah aslimu
Yang terbelenggu oleh topeng
Yakni topeng kehidupan
Read More

Thursday, March 1, 2012

0
Seperti berdiri di atas karang
keras, dingin, dan menjarah nyali
batu hitam besar yang licin
sekali tergelicir, aku dan kamu akan tercebur
tergulung ombak, terseret arus

Aku dan kamu menjalin jemari
erat, sangat erat, hingga seakan jemari itu melekat

Mati-matian aku dan kamu bertahan
aku tak peduli sakit, kamu tak peduli mati

Lagipula,
siapa yang punya daya atas jatuh cinta?
Read More